Larangan Lukaku setelah menderita pelecehan rasis dibatalkan


Situs Judi Online Terpercaya - Slot Online | Istana168 - Striker Inter Milan Romelu Lukaku telah mendapatkan larangan satu pertandinganya dibatalkan oleh Federasi Sepak Bola Italia sebagai langkah untuk melawan rasisme.

Dia dikeluarkan dari lapangan di legp ertama semifinal Coppa Italia 11 hari lalu setelah dia mencetak gol penalti dan menempelkan jarinya ke bibir di depan fans Juventus.

Itu adalah tanggapan atas pelecehan ras "sebelum, selama, dan setelah hukuman", kata perwakilannya.

Lukaku berkata: "Saya percaya .. keadilan telah ditegakkan."

Baca Berita Berikutnya - 'Seluruh Eropa kagum'- Tawaran Treble Man City 'pasti aktif'

Pengandilan Banding Olahraga Italia mendukung larangan tersebut tetapi presiden FIGC Gabriele Gravina turun tangan setelah menilai laporan Kantor Kejaksaan Feredal.

Laporan tersebut menunjukkan "dengan tegas bawa perilaku pemain yang diberi sanksi oleh direktur pertandngan mengikuti tampilan kebencian dan diskriminasi rasial yang serius dan berulang-ulang oleh para penggemar lawan", demikian bunyi pernyataan FIGC.

"Ukuran itu menegaskan kembali bagaimana perang melawan segala bentuk rasisme merupakan salah satu prinsip dasar dari sistem olahraga."

Lukaku,yang mendapat kartu kuning kedua karena selebrasinya dianggap provokatif, kini bisa bermain di leg kedua dengan kedudukan imbang 1-1.

Lukaku memuji intervensi Gravina dan enambahkan: "Ini mengirimkan pesan yang bagus ke seluruh dunia olahraga dan sekitarnya.

"Ini telah menunjukkan bahwa ada keinginan untuk melawan rasisme." Baca Berita Seputar Berita Bola dan Pasang Taruhan mu Hanya di Situs Judi Online Terpercaya - Slot Online | Istana168


Comments